Monday, March 31, 2008

Kalau Roy Suryo main tuduh...

Roy Suryo (40 tahun), seorang lelaki yang diisukan oleh media massa sebagai pakar telematika, baru-baru ini melemparkan tuduhan liar terhadap kawula blogger Indonesia menyusul aksi defacing terhadap situs Departemen Komunikasi dan Informasi.

Tindak-tanduk Roy mengingatkan saya dengan sikap mantan Menteri Informasi Malaysia, Zainuddin Maidin yang menyebut blogger sebagai orang goblok yang punya niatan menghancurkan negara. Apa yang kemudian terjadi? Zainuddin kalah telak dalam pemilu Malaysia yang lalu dan sekaligus terlempar dari kursi kabinet. Gantinya, Jeff Ooi, blogger terkenal Malaysia, menang telak dan meraih kursi parlemen.

Jika Roy mau menarik pelajaran dari Malaysia, saya yakin dia tidak akan bersikap arogan seperti sekarang. Pemilu Malaysia adalah contoh terbaik bagaimana blog (dan internet) mempengaruhi keputusan politik yang diambil oleh rakyat. Bagaimana rezim yang sudah bertahan selama 50 tahun sampai terguncang gara-gara penyebaran informasi lewat internet. Dan sekaligus memberi contoh politisi kawakan sekalipun bisa dibuat bertekuk lutut oleh blogger.

Tapi saya tidak tahu apakah Roy punya waktu untuk menganalisis perkembangan politik mutakhir, atau malah sibuk menganalisis keaslian foto-foto tak senonoh yang akhir-akhir ini makin marak tersebar di dunia maya.

Roy sepatutnya bangun dari tidur panjangnya dan menyadari bahwa informasi sudah tidak bisa lagi didominasi oleh penguasa. Blog telah merevolusi dunia jurnalisme. Blog adalah bagian dari citizen journalism yang membuka ruang bagi publik untuk berpartisipasi langsung dalam proses pemberitaan.

Tentu saja ada blogger yang baik dan ada juga yang tak bertanggung jawab. Sama seperti pers, ada yang baik dan juga ada yang sontoloyo. Jika seseorang merasa dirugikan oleh pers, tentu saja dia tidak bisa menuduh semua pers adalah jahat. Sama seperti Roy, dia tidak sewajarnya menuduh blogger Indonesia sebagai penjahat. Kalau memang blogger adalah kriminal, kenapa Menkominfo sendiri yang meresmikan Pesta Blogger 2007? Apakah Roy mau mengatakan bahwa Menkominfo meresmikan pesta para kriminal?

Tuduhan liar yang dialamatkan oleh Roy kepada blogger Indonesia hanya akan merugikan dirinya sendiri. Ketika aktivitas ngeblog semakin diakui oleh dunia, orang seperti Roy seharusnya mengambil sikap akomodatif, bukan konfrontatif. Roy seharusnya lebih mendekatkan dirinya dengan para blogger ketimbang mendekatkan diri dengan artis-artis yang minta foto-foto panasnya ditelisik.

I'm having wet dreams, but with eyes wide open. Mimpi saya adalah melihat Roy Suryo dihadapkan ke pengadilan oleh komunitas blogger Indonesia atas dakwaan penyebaran tuduhan palsu dan pencemaran nama baik. Kini saatnya blogger Indonesia bersatu, bukan hanya dalam saat-saat gembira, tetapi juga dalam saat-saat susah.

Kalau blogger Malaysia mampu bersatu melawan rezim penguasa di pengadilan, kenapa kita tidak?

Siapa yang mau sponsorin?

5 comments:

deetopia said...

Mimpi saya adalah melihat Roy Suryo dihadapkan ke pengadilan oleh komunitas blogger Indonesia atas dakwaan penyebaran tuduhan palsu dan pencemaran nama baik.

--> Wah... semoga terkabul... I'm waiting for that moment, too.

andi said...

Mas Bimo, mungkin benar ada oknum blogger yang berbuat negatif tapi bagi seorang pakar (katanya sih ..) seperti Roy Suryo itu janganlah digeneralisir semua blogger itu "pengecut" ... sebenarnya apa sih yang sudah dia sumbangkan bagi perkembangan IT negeri ini? dia hanya tebar pesona aja, nyari popularitas lewat cara2 murahan ...
Sebagai orang awam di bidang IT saya lebih hormat kepada Kang Onno (Onno W. Purbo) dkk, tanpa kenal lelah mereka memberikan kontribusi bagi perkembangan IT khususnya Internet buat rakyat negeri ini ..
Oke mas Bimo, saya blogger pemula, mohon pencerahan ya, salam kenal aja ...boleh saya link gak blognya?

Bimo Tejo said...

deetopia - Di Malaysia, blogger menggunakan jasa pengacara untuk menghadapi penguasa atau pihak2lain yg anti dengan blogger. Di Indonesia, kayaknya blogger masih kurang mampu bermain cantik di ranah hukum.

andi - Silakan saja link blog saya. Setuju dengan anda - saya respek banget dengan Onno Purbo. Pejuang IT yang tak mabuk popularitas tapi memfokuskan diri pada kerja nyata. Beda 180 derajat dibanding Roy Suryo.

papabonbon said...

FYI, roy suryo termasuk think thank dalam pembuatan UU ITE. bisa dilihat foto fotonya di multiplynya si eyiq. menhariq.multiply.com kalau tidak salah.

Bimo Tejo said...

Mas Arcon, saya secara pribadi sebenernya setuju2 aja kalo ada semacam cyberlaw. Apa2 yang nggak diatur pasti chaos jadinya.

Masalahnya, Roy menjadikan UU ITE itu sebagai personal vendetta dia kepada para blogger. Ini yang nggak sehat.